Abstract :
Problematika ketenagakerjaan masih menjadi rangkaian perhatian dalam
perusahaan-perusahaan formal di sektor swasta. Dalam ketenagakerjaan Serikat Pekerja selalu dianggap bisa membantu menyelesaikan permasalahan yang terjadi. Dengan memiliki anggota yang heterogen seringkali dalam penyelesaian konflik selalu mempertahankan perwajahan (Face) dalam kultur individu yang berbeda. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Teori Negosiasi Muka. Bagaimana orang dari budaya yang berbeda mengelola konflik. metode penelitian adalah survey, dengan jenis penelitian deskriptif, jumlah populasi sebanyak 100 dan menggunakan sensus sehingga semua populasi dijadikan sampel.