Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepemimpinan dan lingkungan
kerja terhadap kinerja karyawan dengan stres kerja sebagai variabel intervening.
Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 72 responden. Alat uji yang
digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Asumsi Klasik /Uji Kelayakan Data
(Normalitas, Multikolonieritas, Heteroskedastisitas, Autokorelasi), Uji Hipotesis.
Dan Path Analysis dengan menggunakan software SPSS 25. Dari hasil uji Path
Analysis hipotesis dalam sub struktur 1 didapatkan hasil bahwa secara parcial
kepemimpinan berpengaruh positif tetapi tidak signifikan terhadap stres kerja
dengan nilai sig. 0,150>0,05 dan lingkungan kerja secara parcial berpengaruh
positif dan signifikan terhadap stres kerja dengan nilai sig. 0,000 < 0,005.
Sedangkan dalam sub struktur 2 secara simultan kepemimpinan, dan lingkungan
kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan dengan nilai
sig. 0,000 < 0,05. Dan stress kerja berpengaruh negative dan signifikan terhadap
kinerja karyawan dengan nilai sig. 0,007 < 0,05. sehingga koefisien model dalam
sub struktur 2 kepemimpinan dan lingkungan kerja berpengaruh positif dan
signifikan terhadap kinerja karyawan. Sedangkan stress kerja berpengaruh negative
terhadap kinerja karyawan.