Institusion
Universitas Satya Negara Indonesia
Author
Wicaksono, Laurentius Aditya Bhagas
Subject
Comunication
Datestamp
2025-03-05 03:48:47
Abstract :
Perkembangan media digital mengubah masyarakat mengakses informasi.
YouTube sebagai platform video berperan membentuk tren serta edukasi di berbagai
industri. Kanal YouTube yang aktif dalam edukasi kopi di Indonesia adalah So So
Good Coffee Company, Kanal ini menyajikan konten edukatif mengenai kopi,
termasuk video "Magic Latte!! Nihh Cara Bikinnya!" yang menjadi objek penelitian
ini. Video tersebut menuai beragam respons dari audiens. Oleh karena itu, penelitian
ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana audiens menafsirkan dan menerima
konten yang disajikan melalui YouTube.
Penelitian ini menggunakan metode analisis resepsi berdasarkan Stuart
Hall, yang mengkategorikan pemaknaan audiens ke dalam Dominant-Hegemonic
Position, Negotiated Position, dan Oppositional Position dengan pendekatan
kualitatif deskriptif
Data di kumpulkan dengan teknik Focus Group Discussion (FGD) dan
wawancara mendalam kepada audiens dengan latar belakang beragam, termasuk
barista profesional, pengusaha, pekerja kantoran, komunitas kopi, serta generasi
muda yang aktif di media sosial yang memiliki rentang usia 25-35 tahun.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa audiens dari latar belakang kopi
profesional cenderung berada dalam Negotiated Position. Audiens umum, terutama
yang baru mengenal kopi, berada dalam Dominant-Hegemonic Position. Namun,
terdapat juga audiens dalam Oppositional Position yang mengkritik tren Magic
Latte sebagai sekadar rebranding dari metode pembuatan kopi yang sudah ada.
Penelitian ini menegaskan YouTube berperan sebagai media edukasi efektif
dalam industri kopi, namun perbedaan latar belakang audiens mempengaruhi cara
mereka memahami suatu konten. Oleh karena itu, pembuat konten di industri kopi
disarankan menggunakan pendekatan komunikasi yang lebih inklusif, menyajikan
konten yang berbasis riset, serta berinteraksi dengan audiens untuk memperkaya
pemahaman dan kredibilitas informasi.