Abstract :
Kesehatan mental merupakan aspek penting dalam kesejahteraan individu yang
mencakup kondisi fisik, intelektual, dan emosional. Salah satu tantangan dalam
layanan kesehatan mental adalah pembatasan akses terhadap diagnosis dini yang
cepat, akurat, dan bebas stigma sosial dan efisien. Penelitian ini bertujuan untuk
mengembangkan sistem diagnosa gangguan kesehatan mental berdasarkan
algoritma Naïve Bayes. Metode penelitian yang digunakan mencakup cerminan
pustaka, observasi di Poli Jiwa (Kirana) Puskesmas Kebon Jeruk, serta wawancara
dengan pakar kesehatan mental. Pengembangan sistem dilakukan menggunakan
model Waterfall, yang meliputi tahapan analisis kebutuhan, desain sistem,
implementasi, pengujian, serta evaluasi dan pemeliharaan. Aplikasi ini dirancang
menggunakan bahasa pemrograman PHP, HTML, JavaScript, serta database
MySQL untuk menyimpan data pengguna dan hasil diagnosis. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa penerapan algoritma Naïve Bayes dalam sistem ini mampu
memberikan hasil diagnosa dengan tingkat akurasi sekitar 60%. Selain itu, sistem
ini menawarkan kemudahan bagi pengguna untuk melakukan skrining awal secara
mandiri, mengakses informasi edukatif terkait kesehatan mental, serta menjaga
privasi pengguna. Dengan demikian, aplikasi ini dapat menjadi alternatif yang
efektif dalam mendukung layanan kesehatan mental di Indonesia.