Abstract :
Penelitian ini dilatar belakangi karena adanya pemenuhan kebutuhan
informasi mengenai Produk Kecantikan yang dilatar belakangi oleh tingkat sosial
media di kalangan generasi muda di Indonesia.
Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah Source Credibility Theory
(Teori Kredibilitas Sumber) yang dikembangkan oleh Havland, Janis dan Kelley.
Teori yang menjelaskan bahwa jika sumber persuasi dapat dipercaya, seseorang
dapat dibujuk dengan lebih mudah.
Dalam penelitian ini penulis menggunakan pendekatan Kuantitatif,
paradigma positivistic, metode survei, dan penelitian bersifat eksplanatif.
Pengumpulan data dengan Purposive Sampling. Sampel dalam penelitian ini adalah
pengikut Instagram @TasyaFarasya yang berjumlah 100 responden, berusia 18 - 24
tahun.
Hasil Penelitian ini membuktikan bahwa pengaruh kredibilitas beauty
influencer cukup berpengaruh terhadap sikap konsumen produk kecantikan sebesar
68,8%. Berdasarkan kesimpulan diatas, dapat diketahui bahwa terdapat pengaruh
antara variabel Kredibilitas Beauty Influencer terhadap Sikap Konsumen.