Abstract :
Pandemi Covid-19 mengakibatkan ragam kegiatan masyarakat menjadi
terbatas, Taman Margasatwa Ragunan adalah salah satu objek wisata DKI Jakarta yang ditutup selama pandemi, namun Taman Margasatwa Ragunan tetap melakukan aktivitas di masa pandemi untuk menghibur masyarakat DKI Jakarta.
Penelitian ini menggunakan Teori Jarum Hipodermik, dimana teori tersebut
dapat dikaitkan dengan permasalahan yang terjadi. Dimana pesan dan informasi yang disampaikan melalui media massa di masa pandemi dikaji sebagai alat ukur untuk melihat tingkat efektivitasnya.
Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, jenis penelitian adalah evaluatif dan menggunakan metode survei, serta teknik
pengambilan sampel adalah simple random sampling sebanyak 396 responden, data responden diolah penulis dengan SPSS 25.
Dalam uji tabulasi silang diperoleh sebanyak 37,3% responden dengan
kategori kuat menggunakan Facebook Taman Margasatwa Ragunan.
Penelitian ini menunjukkan hasil efek afektif memiliki hubungan dan
pengaruh terhadap minat untuk berkunjung, terbukti dari uji korelasi diperoleh nilai Sig.(2-tailed) 0,000<0,05 dan uji regresi linear sederhana menghasilkan nilai F hitung sebesar 11.233 dengan tingkat signifikansi sebesar 0,000<0,05.