Abstract :
Seiring perkembangan zaman, website dapat dipergunakan sebagai media pemasaran dan penjualan, yang menjadi cikal bakal konsep E-Commerce. Pada tahun 2019, sebanyak 16,277 pelaku usaha di Indonesia menggunakan konsep E-Commerce serta angka Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 5.02 persen. Kendati demikian, adanya wabah Coronavirus Disease (COVID) angka PDB Indonesia turun hingga -2.07 persen di tahun 2020 dan berdampak pada 10 dari 17 sektor usaha. Adanya COVID juga berdampak pada pelaku usaha hiburan musik, dikarenakan adanya pembatasan kegiatan umum yang diterapkan oleh pemerintah. Maka dari itu sistem ini membantu pelaku usaha hiburan musik dalam proses pemasaran jasa juga masyarakat umum yang memerlukan informasi terkait jasa hiburan musik. Pencarian informasi pada Singme juga dibantu dengan metode Content-Based Filtering (CBF) yang dapat memberikan rekomendasi paket jasa dengan deskripsi yang sesuai dengan kata kunci pencarian. Hasil pengujian Singme menggunakan metode Technology Acceptance Model (TAM) terhadap data dari 122 responden yang dibantu pengolahannya dengan aplikasi SmartPLS versi 3.2.9, didapati bahwa semua hipotesis dapat diterima karena nilai t-statistics yang dihasilkan dari setiap hipotesis lebih besar dibandingkan dengan nilai t-table sebesar 1.981 serta p-value yang berada di bawah 0.05. Dimana PU dipengaruhi PEOU sebesar 34.3%, ATU dipengaruhi PU dan PEOU sebesar 50.7%, BITU dipengaruhi PU dan ATU sebesar 56.1%, dan ASU dipengaruhi BITU sebesar 52.3%.