Abstract :
Dalam penulisan skripsi ini, memiliki sebuah tujuan untuk menguji besaran pengaruh Promosi (X1), Harga (X2), dan Kualitas Pelayanan (X3) terhadap Keputusan Pembelian (Y) Barang Elektronik Pada Tokopedia di Masa Pandemi Covid-19. Penulis dalam penelitian metode yang digunakan penelitian deskriptif dan pendekatan kuantitatif yang diterapkan oleh penulis. Dalam pengumpulan datanya penulis melakukan penyebaran kuesioner sebanyak 40 pernyataan kepada 100 responden pengguna Tokopedia di masa Pandemi Covid-19. Maka dapatlah hasil analisis yang telah di uji oleh penulis sebagai berikut:
Berdasarkan hasil dalam analisis yang telah diuji oleh penulis dengan uji regresi linier berganda menggambarkan persamaan Y = 6,597 + 0,201 X1 + 0,373 X2 + 0,261 X3 + ? dengan hasil koefisien korelasi promosi terhadap keputusan pembelian memiliki korelasi positif dan sedang sebesar 0,575. Koefisien korelasi harga terhadap variabel keputusan pembelian memiliki korelasi positif dan kuat sebesar 0,719. Koefisien kualitas pelayanan terhadap variabel keputusan pembelian memiliki korelasi positif dan kuat sebesar 0,681.
Berdasarkan temuan pengujian hipotesis pada variabel promosi didapat thitung 6,966, variabel harga thitung 10,243, dan untuk variabel kualitas pelayanan thitung 9,197 dengan hasil ttabel 1,98498 yang di mana didapat dari ttabel distribusi df menggunakan rumus t (?/2; n-k-1) pada tingkat signifikan 0,05. Berdasarkan penelitian yang dilakukan hasil tersebut kesimpulannya Ho ditolak dan Ha diterima, pernyataan tersebut terjadi karena thitung > ttabel.
Pada hasil pengujian signifikansi uji F atau uji secara simultan maka didapat fhitung sebesar 41,857 dan ftabel sebesar 2,70 dengan tingkat signifikan (sig.) 0,000 < 0,05. Hasil tersebut menyatakan maka Ho ditolak dan Ha diterima, pernyataan tersebut dinyatakan berdasarkan fhitung > ftabel. Maka mengacu pada hasil penelitian yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara promosi, harga, dan kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian barang elektronik pada Tokopedia di masa pandemi covid-19.