Abstract :
Indonesia merupakan negara kepulauan yang membuat negara ini memiliki berbagai macam budaya yang terntu saja berbeda satu dengan lainnya. Salah satu nya adalah budaya Tionghoa, yang dikenal kuat dengan tradisi leluhur nya. Hingga saat ini masyarakat Tionghoa masih kental dengan kebudayaan mereka, ada banyak ritual yang masih dipegang teguh bahkan masih dilaksanakan oleh masyarakat Tionghoa yaitu upacara adat pernikahan Tionghoa (Chio Thau). Penelitian ini memaparkan mengenai syarat dari pelaksaan upacara, makna dari upacara Chio Thau, berserta makna dari perlengkapan dan peralatan yang digunakan. Berdasarkan dari penelitian yang dilakukan, diketahui upacara Chio Thau merupakan upacara yang sakral, Chio Thau menyiratkan harapan dan juga pesan moral bagi kedua mempelai yang akan menuju baterah rumah tangga baru. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat untuk penelitian berikutnya mengenai adat penrnikahan etnis Tionghoa (Chio Thau). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan analisis semiotika dari Roland Barthes, tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis makna denotasi dan konotasi hingga mitos yang ada didalam upacara adat tersebut. Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan pemaknaan yaitu serangkaian kegiatan ritual yang berupa harapan dan doa.