Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh lingkungan kerja, motivasi kerja, dan pelatihan terhadap kinerja karyawan pada PT Sanden Intercool Indonesia. Metode yang digunakan adalah penelitian kuantitatif yaitu dengan menyebar kuesioner yang berjumlah 124 responden karyawan yang ada di PT Sanden Intercool Indonesia. Pengujian hipotesis menggunakan analisis model static yang terdiri dari uji realibilitas, regresi linier berganda, koefisien determinasi (R2), uji t, dan uji F.
Hasil dari pengolahan data menggunakan SPSS 25.00 diperoleh persamaan linier Y = 2,995 + 0,090 + 0,345 + 0,485 yang artinya pada saat variabel X1 (Lingkungan Kerja), X2 (Motivasi Kerja), dan X3 (Pelatihan) terjadi peningkatan atas penurunan sebesar 1 poin, maka variable Y (Kinerja Karyawan) akan mengalami peningkatan atau penurunan sebesar 0,090, 0,345, dan 0,485.
Berdasarkan hasil uji hipotesis didapat nilai fhitung (127,857) > ftabel (2,67) dan signifikansi 0,00 < 0,05. Pada table distribusi ttabel adalah 1,9781, tthitung untuk lingkungan kerja sebesar 4,392 > 1,9781, thitung untuk motivasi kerja sebesar 9,221 > 1,9781 dan thitung untuk pelatihan sebesar 13,026 >1,9781. Dengan demikian variabel Lingkungan Kerja, Motivasi Kerja, dan Pelatihan memiliki pengaruh positif serta signifikan terhadap kinerja karyawan PT Sanden Intercool Indonesia.