Institusion
Universitas Buddhi Dharma
Author
Hartono, Fransiskus Christopher
Subject
302.2 Komunikasi
Datestamp
2024-03-13 03:59:14
Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana pemaknaan Fashion Thrift sebagai komunikasi pada pelanggan Seventysix.Store Tangerang. Penelitian ini menggunakan pendekatan Fenomenologi dengan metode penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data adalah dengan observasi, wawancara serta dokumentasi. Penulis menggunakan teori Pemaknaan, Komunikasi Non Verbal, Gaya Hidup. Hasil Penelitian yang diperoleh adalah konsep tentang studi mengenai Fashion dapat dilihat dari Emblems of the soul: pakaian menjadi ?perlambang jiwa?, The language of Fashion ?busana selayaknya bahasa?, Use value: Memakai busana bukan karena kegunaan, Fashion and clothing are form of non-verbal dan communication in that they do not use spoken or written words, A culture of spectacle : Ingin melihat tapi sekaligus juga dilihat. Adapun kesimpulannya adalah Thrift bukan hanya tentang pakaian bekas, Thrift memiliki value tersendiri dalam setiap barang-barangnya. Terlebih lagi dengan Thrifting, secara tidak langsung kita mendukung pergerakan mengurangi sampah atau limbah pakaian. Karena sebenarnya sampah pakaian merupakan salah satu sampah terbesar di dunia yang sangat membahayakan lingkungan.