DETAIL DOCUMENT
Korelasi Ukuran Dengan Konsentrasi Logam Berat Timbal (Pb) pada Kerang Bulu (Anadara Antiquata) di Pelabuhan Potere Makassar
Total View This Week17
Institusion
Universitas Islam Negeri Alauddin
Author

Subject
611 Anatomi Manusia, Biologi Sel, Biologi Jaringan 
Datestamp
2018-12-06 01:46:14 
Abstract :
Kerang bulu (A. antiquata) merupakan salah satu bahan pangan yang banyak dikonsumsi oleh masyarakat. kerang ini memperoleh makanan dengan menyaring fitoplankton yang banyak mengabsorbsi logam berat dari perairan yang akhirnya terakumulasi dan mengakibatkan biotransformasi dari tingkat trofik primer ke tingkat yang lebih tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi ukuran dengan konsentrasi logam berat timbal (Pb) pada kerang bulu (A. antiquata) yang terdapat di pelabuhan Potere Makassar. Jenis penelitian yang digunakan adalah korelasional yaitu mengukur hubungan ukuran kerang bulu (A. antiquata) dengan konsentrasi logam berat Pb yang terakumulasi di dalamnya. Sampel kerang yang digunakan Pada penelitian ini adalah daging yang didestruksi basah kemudian dianalisis dengan menggunakan ASS. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konsentrasi Pb pada kerang bulu (A. antiquata) beragam berdasarkan ukuran. Kerang yang berukuran kecil (50 mm) lebih tinggi dengan rata-rata 4,532 mg/kg dibanding kerang yang berukuran sedang (60 mm) dengan rata-rata 3,532 mg/kg dan kerang yang berukuran besar (70 mm) dengan rata-rata 3,128 mg/kg. Berdasarkan perhitungan regresikorelasi menunjukkan hubungan yang sangat kuat dan negatif antara ukuran dengan konsentrasi Pb, dengan nilai koefisien korelasinya (r) adalah -0,97. Jadi, semakin kecil ukuran kerang, maka akan semakin tinggi pula konsentrasi logam berat yang terakumulasi dalam tubuh kerang. Kata Kunci: Kerang bulu, ukuran kerang, konsentrasi logam timbal (Pb) 

Institution Info

Universitas Islam Negeri Alauddin