Abstract :
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya ketidak nyamanan dan ketidak adilan
yang dirasakan petugas PDAM dan pelanggannya, dimana masing-masing pihak merasa
dirugikan. Misalnya masalah pencatatan pemakaian air, para pelanggan merasa sudah
membayar namun pelayanan airnya belum terpenuhi, begitu juga pihak PDAM yang
merasa masih banyaknya tunggakan pembayaran dari pelanggan sehingga membuat
terhambatnya penyaluran air. Bagaimana agar dapat mengelola air lebih efektif dan
efisien untuk kelangsungan hidup, begitu juga semakin berkembangnya teknologi saat ini
menjadi tantangan tersendiri untuk dihadapi dan diselesaikan, sehingga penulis bertujuan
merancang dan membuat alat sistem prabayar PDAM yang dapat membantu
mempermudah pencatatan pemakaian air. Berdasarkan latar belakang tersebut penulis
merancang alat yang disebut PDAM prabayar berbasis Mikrokontrole yang dapat
meningkatkan mutu atau layanan yang diberikan PDAM.
Perancangan dalam membangun rancang bangun sistem ini yakni terdiri diagram
blok, rancangan perangkat keras dan flowchart. Penelitian ini menggunakan kuantitatif
dengan metode eksperimental. Pengumpulan data meliputi observasi dan studi literatur.
Pengujian alat menggunakan metode black box dan white box. Hasil uji coba
menunjukkan alat ini membantu PDAM maupun pelanggan pdam dengan memanfaatkan
alat ini PDAM dapat menghindari kesalahan pencatatan dan penunggakan pelanggan.
Dan pelanggan juga dapat membayar tagihan sesuai dengan pemakain air. Kesimpulan
yang ditarik berdasarkan hasil uji coba adalah tujuan penelitian berhasil dicapai (Mikrokontrol, Pencatatan Air, Sistem Prabayar)