Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan wawasan sosial politik
dan teologis dalam lirik-lirik lagu Iwan Fals yang diurai ke dalam tiga dimensi
analisis yakni; analisis teks, analisis praktik kewacanaan (discourse practice), dan
analisis praktik sosial (social practice). Analisis teks lirik mendeskripsikan lirik
lagu dalam pendekatan linguistik. Analisis praktik kewacanaan mencakup
persoalan proses produksi dan konsumsi (interpretasi) lirik. Analisis praktik sosial
berhubungan dengan konteks di mana dan kapan wacana itu diproduksi.
Penelitian ini merupakan studi kepustakaan (library research) yakni
sebuah penelitian yang dilakukan dengan mengeksplorasi berbagai literatur
berkaitan dengan permasalahan yang akan dikaji dalam studi ini. Yang menjadi
materi fokus dalam penelitian ini adalah wawasan sosial politik dan teologi
perspektif Analisis Wacana Kritis Norman Fairclough dengan menjadikan liriklirik lagu Iwan Fals sebaga materi empirik. Selain bercorak kepustakaan,
penelitian ini juga bercorak kualitatif.
Dalam dimensi teks, lirik lagu Iwan Fals mengangkat tema problematika
hidup kelompok masyarakat urban pinggiran, perang, dan bencana alam. Liriklirik itu merepresentasikan beberapa hal seperti; aktivitas, peristiwa, aktor,
suasana, dan keyakinan keagamaan. Dalam dimensi praktik kewacanaan,
penciptaan lirik lebih cenderung mempotret fakta. Peran produser sangat
menentukan dalam menyaring penggunaan bahasa, pemilihan kata, frasa, atau
klausa tetentu. Sementara pada dimensi sosiokultural, praktik kewacanaan sangat
dipengaruhi oleh situasi, institusi, kehidupan sosial, serta pemahaman keagamaam
(teologi).
Implikasinya adalah penelitian terhadap lirik-lirik lagu dengan
menggunakan analisis kritis semakin diperlukan, sebab selama ini lagu hanya
dipandang sebagai ruang hiburan. Khalayak tidak pernah diajak untuk menyelami
bagaimana lirik lagu diproses dan apa saja yang mempengaruhi proses
produksinya. Analisis Wacana Kritis, dapat membantu kita memasuki hingga ke
akar-akarnya.