Abstract :
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan Republik Indonesia tahun 2012
menunjukkan bahwa peserta KB berdasarkan jenis kelamin, yaitu peserta KB
perempuan 93,66% dan peserta KB laki-laki 6,34%. Rendahnya kontribusi
penggunaan KB laki-laki dipengaruhi oleh budaya patriarkhi yang ada di dalam
masyarakat saat ini. Namun kenyataannya, penggunaan kontrasepsi istri pun masih
sangat dipengaruhi oleh partisipasi suami dalam hal mendiskusikan jenis
kontrasepsi maupun dalam menjalankan kontrasepsi itu sendiri dalam menentukan
keberhasilan penggunaannya.
Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan populasi penelitian
merupakan sopir mobil angkutan umum di kampus UIN Alauddin Makassar.
Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan teknik total sampling dengan total
sampel berjumlah 31 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah
dengan membagikan kuesioner kepada responden Penelitian ini berlangsung pada
bulan Juni-Agustus 2016.
Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa pada variabel pengetahuan, 16%
responden memiliki pengetahuan baik, 36% responden berpengetahuan cukup dan
48% responden berpengetahuan kurang. Pada variabel sikap, 6% responden
bersikap sangat baik, 58% bersikap baik, 33% responden bersikap ragu-ragu, dan
3% responden bersikap tidak baik. Pada variabel tindakan menghasilkan 32%
responden memiliki tindakan baik dan 68% responden memiliki tindakan yang
kurang terhadap partisipasi suami dalam mendukung penggunaan alat kontrasepsi
istri.