Institusion
Universitas Islam Negeri Alauddin
Author
Subject
2X7.31 Pendidikan Islam--Metoda, Sistem dan Media
Datestamp
2017-06-19 04:07:52
Abstract :
Tesis ini membahas masalah Pembinaan Mental Prajurit TNI Angkatan Udara
Makoopsau II Ditinjau dari Segi Pendidikan Islam, yang bertujuan; Pertama, untuk
mengetahui proses pembinaan mental prajurit yang dilaksanakan di Makoopsau II
Makassar dengan segala kekhasan pelaksanaannya, kemudian dikaitkan atau ditinjau
dari segi pendidikan Islam. Kedua, untuk mengetahui faktor-faktor yang mendukung
dan yang menghambat dalam pelaksanaan pembinaan mental prajurit di Makoopsau
II Makassar. Ketiga, untuk mengetahui hasil pembinaan mental dalam kehidupan
beragama prajurit TNI AU Makoopsau II Makassar.
Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan instrumen kunci adalah
peneliti sendiri. Pengumpulan data diperoleh melalui observasi, wawancara dan
dokumentasi. Sedang analisa data dilaksanakan secara induktif yang lebih
mementingkan makna dari pada generalisasi data dengan menggunakan tiga
pendekatan, yaitu pendekatan kemiliteran, psikologis dan pendekatan teologi
normatif. Sumber data penelitian ini terdiri dari unsur pimpinan Makoopsau II baik
Pangkoopsau II, Para Asisten dan para perwira staf, seluruh prajurit serta keluarga
dan masyarakat sekitar bila diperlukan. Selain itu data diambil dari pengamatan
peristiwa yang sedang berlangsung, tempat atau lokasi berlangsungnya peristiwa
serta segala bentuk dokumen yang berkaitan dengan penelitian. Pengujian keabsahan
data dipergunakan beberapa teknik antara lain; perpanjangan pengamatan,
trianggulasi, diskusi teman sejawat dan member check.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembinaan mental prajurit TNI AU
Makoopsau II Makassar terlaksana dengan segala ciri khas yang dilaksanakan di
lingkungan militer, baik dari prosedur, metode dan teknik pelaksanaannya. Segala
kekhasan tersebut ternyata memiliki relevansi dengan pendidikan Islam terutama dari
segi tujuan akhirnya yaitu menjadikan insan hamba tuhan yang melaksanakan segala
aktifitasnya atas dasar ketaatan kepada Tuhan. Pelaksanaan pembinaan mental
tersebut ternyata belum terlaksana secara sempurna, masih banyak yang harus
dilakukan penyempurnaan baik dari segi pemenuhan kuota personel secara ideal,
profesionalisme para pembina mental, serta koordinasi dan kerja sama yang intensif
dengan instansi di luar TNI AU yang berkaitan dengan pembinaan mental,
peningkatan supervisi/pengawasan dan evaluasi dalam pelaksanaannya. Sementara
faktor-faktor yang mendukung, baik pendukung internal maupun eksternal ternyata
cukup potensial dan signifikan untuk meningkatkan kualitas pembinaan mental
prajurit, seperti dukungan pimpinan serta sistem dan tradisi kemiliteran (sistem
komando) yang berlaku. Sedang faktor-faktor penghambat ternyata tidak terlalu
berarti, karena pada umumnya faktor tersebut dapat teratasi seiring dengan
pelaksanaan dan perbaikan kualitas secara berkesinambungan serta sistem kesatuan
komando (united of command) yang di anut di seluruh lingkungan militer.
Implikasi pembinaan mental yang dilaksanakan dengan segala kekhasan corak
serta pola-pola pembinaan yang dilaksanakan di Makoopsau II, berkontribusi
terhadap keberhasilan pembinaan mental, yang pada gilirannya mendorong
keberhasilan dalam pelaksanaan tugas sebagai insan prajurit TNI Angakatan Udara di
Makoopsau II Makassar,
Berdasarkan temuan penelitian di atas maka keberhasilan pembinaan mental
prajurit dalam mendukung pelaksanaan tugas perlu diteliti lebih mendalam untuk
menemukan teori yang mengarahkan perlunya pembinaan mental di kalangan prajurit
TNI.