Abstract :
Sinusitis didefinisikan sebagai inflamasi mukosa sinus paranasal. Umumnya dipicu oleh rinitis sehingga disebut rinosinusitis. Penyebab utamanya ialah salesma (commond cold) yang merupakan infeksi virus, yang selanjutnya diikuti oleh infeksi bakteri. Pengobatan utama yang paling sering digunakan untuk sinusitis maksilaris kronis adalah antibiotik, maka dari itu dilakukan uji resistensi antibiotik amoxicillin dan ciprofloxacin. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode kirby bauer dengan menggunakan disk yang telah berisi konsentrasi antibiotik. Sampel yang diguanakan adalah cairan sinusitis maksilaris kronis yang diambil dari 12 pasien yang positif menderita sinusitis maksilaris kronis. Dari hasil isolasi bakteri ditemukan semua pasien terinfeksi bakteri Staphylococcus aureus, 7 pasien terinfeksi bakteri Streptococcus pneumoniae dan 2 pasien terinfeksi Haemophilus influenzae. Hasil pengujian menunjukkan bahwa semua bakteri resisten terhadap antibiotik amoxicillin dan sensitif terhadap antibiotik ciprofloxacin.