Abstract :
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara garis besar metode yang digunakan Imam Nawawi al-Bantani dalam mensyarah hadis yaitu dengan menggunakan metode ijmali. Namun, ia tidak menafikan metode tahlili dalam mensyarah hadis tertentu. Teknik yang digunakan dalam menginter pretasikan hadis yaitu teknik interpretasi tekstual dan intertekstual. Sementara pendekatan yang digunakan dalam memahami hadis adalah pendekatan theologis, linguistik, dan antropologis. Adapun yang menjadi contoh dalam penelitian ini yaitu sebanyak 18 hadis, mewakili bab-bab yang ada dalam kitab Tanqi h al-Qaul al-H asis fi Syarh Lubab al-Hadis. Pengambilan contoh hadis berdasarkan metode syarah, teknik interpretasi dan pendekatan yang digunakan. Implikasi penelitian ini, yaitu: Perlu adanya kajian lebih mendalam terhadap kitab Tanqih al-Qaul al-Hasis fi Syarh Lubab al-Hadis dengan membaca dan mengkaji sebagian besar atau secara keseluruhan isi hadis untuk mengetahui corak metode, teknik interpretasi, dan pendekatan yang digunakan serta kajian lain seperti kesahihan sanad dan matan hadisnya.