Abstract :
Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagi buruh wanita di Desa Boro Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima, profesi apapun itu selama apa yang didapat darinya itu halal maka itu pantas untuk diraih dan dilakukan. Menjadi buruh di wilayah pertanian, perkebunan, dan perdagangan bukanlah profesi yang harus menjadikan mereka malu untuk melakukannya. Selain itu juga profesi itu tidak menjadikan alasan bagi buruh wanita di Desa Boro Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima untuk lepasnya tanggung jawab mereka sebagai orang tua yang menjadi contoh, pendidik bagi anak-anaknya dan sebagai isteri bagi suaminya. Dari penelitian yang telah penulis lakukan 91 % buruh wanita yang ada di Desa Boro Kecamatan Sanggar Kabupaten Bima, memberikan perhatian yang maksimal terhadap perkembangan perilaku keagamaan dengan di dukung kecadaran akan pentingnya hal tersebut demi masa depan anak-anak mereka.