Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan limbah ampas nikel dalam campuran beton terhadap nilai kuat tekan serta mengetahui perbandingan nilai kuat tekan antara beton yang menggunakan agregat kerikil dan beton yang menggunakan agregat ampas nikel. Penelitian ini menggunakan benda uji berbentuk silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm komposisi campuran ampas nikel digunakan sebagai pengganti agregat kasar yaitu 0 %, 10 %, 20 %, 30 %, 40 % dan 50 % dan perbandingan 1 : 2 : 3 terhadap semen, pasir dan kerikil. Parameter yang diuji dalam penelitian ini yaitu uji kuat tekan menggunakan alat Compression Testhing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dengan penambahan limbah ampas nikel 30 % telah mencapai kuat tekan beton yang tertinggi yaitu 10,46 MPa dari beton normal yang kuat tekannya hanya 9,62 MPa (terjadi peningkatan 8,70 %).