Institusion
Universitas Islam Negeri Alauddin
Author
Subject
2X3 Aqaid, Aqidah, Akidah, Ilmu Kalam
Datestamp
2017-06-20 03:41:29
Abstract :
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa budaya A’je’ne-je’ne ri Karaeng
Ngilang merupakan pangngadakkan masyarakat Kec. Turatea yang
mengamalkannya atau warisan adat yang ditinggalkan nenek moyang, merupakan
ritual ziarah kubur disertai dengan makan-makan dan mandi-mandi disekitar
makam Karaeng Ngilang. Beberapa masyarakat yang mengamalkannya
memahami bahwa Karaeng Ngilang nenek moyang dari masyarakat Kec. Turatea
memiliki beberapa keahlian atau karomah dari Allah SWT. Sehingga sebagian
masyarakat mengungjungi makam Karaeng ngilang untuk melakukan Ziarah
kubur, meminta kesembuhan serta meminta pertolongan. Setelah mengkaji dan
menelaah beberapa ayat maka sebagai kesimpulan bahwa meminta kesembuhan
dan pertolongan selain Allah SWT, jika menganggap hal tersebut tidak sebagai
sebab tunggal melainkan manifestasi dan kehendak dari Allah SWT maka di
bolehkan, namun apabila menganggap hal tersebut sebagai sebab tunggal maka ia
sama saja meyakini bahwa ada sesuatu yang menyaingi kekuasaan Allah SWT
atau hal tersebut bisa dikatakan sebagai syirik. Tradisi ninyarang (arwah dapat
menegur atau memberikan penyakit juga terkadang menjadi sebab kedatangan