Abstract :
Kota Makassar sebagai salah satu kota terbesar dan merupakan
pusat pengembangan di bagian timur Indonesia dengan penduduk pada
tahun 2013 sebanyak 1.408.072 jiwa, tidak luput dari beban akibat
peningkatan penduduk. Pertambahan penduduk yang semakin pesat itu
berakibat pada meningkatnya angka permintaan akan perumahan sebagai
kebutuhan dasar. Persoalan tersebut terjadi di Kota Makassar dimana
kebutuhan akan perumahan lebih besar dibanding dengan lahan yang
tersedia untuk dijadikan areal pemukiman sehingga timbul kerancuan
dalam tata ruang Kota Makassar. (BPS Kota Makassar, 2013)