Abstract :
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa, dalam Al-Qur’an kesehatan
merupakan hal yang sangat prinsipil, karena terkait dengan kebutuhan lainnya.
Makna kesehatan dalam dimensi yang lebih dalam dan luas, yakni kesehatan dalam
arti lahir dan batin atau jasmani dan rohani. Seseorang yang beriman, harus mampu
menjaga kesehatan jasmani dan rohaninya. Islam memandang kesehatan lebih dari
sekedar terhindarnya seseorang dari penyakit. Bukan sekedar tubuh sehat, tetapi
yang tak kalah pentingnya adalah kebersihan batin atau kebersihan rohani. Tulisan
ini dilatarbelakangi oleh berkembangnya praktek-praktek pengobatan di kalangan
umat Islam, di mana praktek pengobatan tersebut dilakukan dengan metode yang
berbeda dengan ilmu kedokteran modern dan senantiasa mengatasnamakan
pengobatan Islam. Olehnya itu penulis menganggap perlu untuk membahas
pengobatan dalam Islam, agar supaya bentuk-bentuk pengobatan yang terdapat
dalam Al-Qur’an dapat terungkap. Walaupun dapat dipahami bahwa penyembuhan
yang dimaksudkan dalam beberapa ayat tersebut bermakna umum meliputi
penyembuhan hati dari keraguan, kebodohan, dan berbagai pandangan yang merusak,
pemikiran yang menyesatkan, dan cita-cita yang hina. Al-Quran juga mengandung
nasihat dan pengingat yang akan menyingkirkan segala keinginan dan hawa nafsu
yang bertentangan dengan kehendak Allah. Selain itu, Al-Quran juga memiliki
kekuatan untuk menyembuhkan segala penyakit jasmani yang menggerogoti tubuh
manusia. Sementara, rahmat yang dimaksud dalam ayat itu adalah berbagai sebab
dan perantara yang menjadikan setiap hamba memperoleh limpahan kasih sayang
Allah dan kebahagiaan yang abadi serta balasan kebaikan di dunia akhirat. Dari
penelitian ini dapat terungkap tentang beberapa pengobatan menurut Islam yang
diambil dari beberapa ayat Al-Qur’an serta hadis Rasulullah saw. Setelah itu,
penelitian ini dikaitkan dengan praktek-praktek pengobatan oleh Nabi Muhammad
saw. dan pada bagian akhir diuraikan tentang pendapat ulama tentang ayat-ayat
yang dijadikan dasar dalam merumuskan pengobatan menurut Islam.
Implikasi dari hasil penelitian ini: 1) dapat memperkuat keyakinan akan
kemuliaan Al-Qur’an dan keistimewaannya, serta semakin menambah keyakinan bahwa AlQur’an
merupakan
kitab
suci
yang
mengatur
segala
aspek
kehidupan
manusia,
2) Penyakit
yang diperkenalkan oleh Alquran dapat melingkupi penyakit secara rohani maupun jasmani,
sehingga dapat dipahami bahwa pengobatan yang ada pada manusia juga mencakup
pengobatan jasmani dan rohani. Hal ini menunjukkan bahwa Alquran memandang manusia
secara utuh, yaitu jasmani dan rohani, 3) Dalam melakukan pengobatan, hendaknya
dilakukan dengan tidak melanggar aturan-aturan syariat Islam. Hal ini menunjukkan bahwa
praktek-praktek pengobatan yang bertentangan dengan ajaran-ajaran pokok Islam harus
ditolak karena bertentangan denganajaran Islam.