Abstract :
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa; pertama, metode yang digunakan
oleh ‘Ali al-Sabuni dalam kitab Safwah al-Tafasir adalah metode tahlili karena dalam
mukaddimah kitabnya, al-Sabuni mengemukakan metode-metode yang sama dengan
langkah-langkah tafsir tahlili. Meskipun demikian, terdapat beberapa surah dalam
kitab S{afwah yang tidak memenuhi indikator-indikator metode tahlili . Kedua, bentuk
penafsiran yang digunakan dalam kitab tersebut lebih didominasi oleh penafsiran bi
al-ra’yi meskipun dalam penggunaan judul disebutkan bahwa kitab Safwah ini
menggabungkan antara tafsir bi al-ma’sur dan bi al-ra’yi. Ketiga, corak penafsiran
dalam kitab tersebut adalah corak adabi ijtima’i, hal tersebut terlihat dalam
penafsiran al-Sabuni yang selalu mengungkapkan penafsiran dengan menggunakan
pendekatan sastra dan kebahasaan yang dikaitkan dengan budaya kehidupan
masyarakat.
Penelitian ini dapat memberikan kontribusi kepada dunia akademik,
khususnya yang berkaitan dengan kajian tafsir al-Qur’an dan keragaman
metodologinya, karena analis terhadap suatu karya tafsir menunjukkan bahwasanya
tafsir sebagai disiplin ilmu, juga berpengaruh secara signifikan terhadap wacanawacana penafsiran al-Qur’an yang lebih lanjut.