Institusion
Universitas Islam Negeri Alauddin
Author
Subject
371 Institusi Pendidikan, Sekolah dan Aktifitasnya
Datestamp
2017-07-12 02:14:45
Abstract :
Pokok masalah penelitian ini adalah bagaimana Persepsi Mahasiswa
Terhadap Program Peningkatan Kompetensi Mahasiswa Jurusan Pendidikan Fisika
UIN Alauddin Makassar ? Pokok masalah tersebut selanjutnya di-breakdown ke
dalam beberapa submasalah atau pertanyaan penelitian, yaitu: 1)Bagaimanakah
strategi dan kebijakan Jurusan dalam upaya meningkatan kompetensi mahasiswa
Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar angkatan 2013-2015 ? dan 2)
Bagaimanakah gambaran persepsi mahasiswa terhadap program peningkatan
kompetensi jurusan Pendidikan Fisika UIN Alauddin Makassar angkatan 2013-
2015 ?
Jenis penelitian ini tergolong deskriptif kualitatif dengan pendekatan
penelitian yang digunakan adalah fenomenologi. Adapun sampel sumber data
penelitian ini adalah mahasiswa angkatan 2013-2015 sebanyak 12 informan, ketua
jurusan pendidikan fisika dan sekertaris jurususan pendidikan fisika. Selanjutnya,
metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan dokumen. Lalu,
teknik pengolahan dan analisis data dilakukan dengan tiga tahap, yaitu: reduksi
data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat lima belas bentuk program
jurusan pendidikan fisika yang dibagi kedalam lima elemen kompetensi
berdasarkan SK Mendiknas RI No.045/U/2002, yaitu: 1) Kompetensi
Pengembangan Kepribadian yakni Kantin jujur, Maulid Nabi, Buka puasa bersama;
2) Kompetensi Keilmuan dan Keterampilan yakni kuliah umum, AKLAM
(Aplikasi kerja laboratorium mahasiswa), pelatihan toefl, Kit eksperimen, study
tour, dan mading (majallah dinding); 3) Kompetensi Keahlian Berkarya yakni
Porseni; 4) Kompetensi Prilaku Berkarya yakni Pemilihan Duta Fisika; dan 5)
Kompetensi Berkehidupan bermasyarakat yakni Fisika in harmonia, Ramah
Tamah, ulang tahun fisika, AKLAM (aplikasi kerja laboratorium mahasiswa), dan
Galaksi (gebyar lomba kreasi dan seni). Guna untuk memperbaiki kualitas program
kedepan mahasiswa memberikan persepsi terhadap kelimabelas program terkait
dengan kontribusi kompetensi program, hambatan serta memberikan saran-saran
untuk setiap program yang diperlukan baik dalam sarana-prasarana,sistem kegiatan,
sistem kepanitian, pendanaan, maupun administrasi dan tentunya setiap program
memiliki perbedaan persepsi satu sama lain. Demi kelancaran program-program
tersebut jurusan memberikan kebjakan-kebijakan berupa (1) Membagi program
kedalam tiga pengelolaan program yakni pertama program yang dikontrol langsung
oleh jurusan, kedua program yang dikontrol oleh jurusan dan HMJ dan ketigaxii
program yang dikontrol oleh HMJ; (2) pengadaan penganggaran dana terhadap
program-program tertentu seperti Kuliah umum, Aklam, Pelatihan Toefl, study
Tour, dan pemilihan duta fisika; (3) terkait program yang yang dikontrol oleh
jurusan, administrasi maupun persuratan diurus pihak jurusan sendiri, adapun
program lain tetap diwajibkan konsultasi dengan pihak jurusan: (4) sebelum
program dilaksanakan HMJ diwajibkan konsul terlebih dahulu dengan pihak
jurusan.
Implikasi dari penelitian ini adalah: 1) Semua program yang diadakan oleh
jurusan pendidikan fisika memberikan berkontribusi positif terhadap peningkatan
kompetensi mahasiswa. Hendaknya program-programnya dipertahankan dan lebih
ditingkatkan. Untuk menciptakan hal tersebut semua civitas jurusan pendidikan
fisika harus bekerjasama dengan baik serta meningkatkan kreativitas mahasiswa. 2)
Disadari bahwa terdapat beberapa faktor-faktor yang menjadi penghambat
pelaksanaan program, baik dari faktor sistem program maupun faktor individual
yang menyebabkan program tidak berjalan secara efektif, jadi sebaiknya semua
pihak yang terlibat memperhatikan hal tersebut dan berusaha meminimalisir
hambatannya. 3) Untuk menciptakan program yang efektif hendaknya
memperhatikan saran-saran yang diberikan oleh mahasiswa yang turut
berpartisipasi dalam program supaya pelaksaanaan program kedepannya jauh lebih
baik.