Institusion
Universitas Islam Negeri Alauddin
Author
Subject
616.84 Sawan, Koma, Vertigo, Insomnia, Kelumpuhan
Datestamp
2017-07-18 03:36:07
Abstract :
Enuresis merupakan istilah yang digunakan untuk anak dengan kebiasaan
mengompol atau pengeluaran urine tanpa sengaja atau tanpa terkendali setelah
usia dimana kontrol kandung kencing seharusnya telah mapan, biasanya pada usia
di atas 3 tahun. Namun pada kenyataannya, masih ada anak yang tidak dapat
mengontrol enuresisnya (mengompol) di usia >3 tahun. Banyak faktor yang
menyebabkan anak tidak dapat mengontrol enuresisnya diantaranya toilet
training. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan toilet training
dengan kontrol enuresis pada anak usia 3-6tahun di Desa Tarasu.
Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross
sectional . Sampel yang dipilih sebanyak 55 responden yang merupakan ibu yang
memiliki anak usia 3-6 tahun di Desa Tarasu. Data diambil dengan menggunakan
kuesioner. Data dianalisis dengan menggunakan Regresi Logistik dengan tingkat
signifikan (α=0,05).
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa adanya hubungan yang signifikan
antara Toilet training dengan kontrol enuresis pada anak usia 3-6 tahun yang
ditandai dengan nilai p ( 0.007) < nilai alpha (0,05). Dan hasil R Square di peroleh
sebesar 0,557 yang berarti bahwa Toilet Training mempengaruhi kemampuan
Kontrol Enuresis sebesar 55,7 % dan sisanya sebesar 44,3% di pengaruhi faktor
lain.
Kesimpulan yang dapat ditarik dari penelitian ini adalah toilet training
pada anak usia 3-6 tahun sebagian besar dengan kategori baik walaupun masih
ada 16 anak (29,1%) yang tidak dapat mengontrol enuresisnya. Toilet Training
yang baik dapat menghasilkan Kontrol Enuresis pada anak usia 3-6 tahun. Peneliti
mengharapkan agar orangtua mengajarkan anaknya toilet training dengan tekhnik
yang benar, sehingga diharapkan anak sudah dapat mengontrol enuresis pada
waktunya.