Abstract :
Niosom merupakan surfaktan nonionik memiliki potensi sebagai sistem
penghantaran obat hidrofilik atau amphifilik. Telah dilakukan penelitian tentang
formulasi dan karakterisasi Niosom Vitamin C. Penelitian ini bertujuan untuk
mendapatkan formula niosom vitamin C yang menjerap vitamin C lebih optimum.
Niosom vitamin C diformulasi dengan metode hidrasi lapis tipis dengan
menggunakan surfaktan nonionik yaitu span 60 dan tween 60. Niosom Vitamin C dibuat dengan konsentrasi surfaktan nonionik (span 60 dan tween 60) dan kolesterol 75:75 µmol dengan variasi jumlah vitamin C yang digunakan yaitu 10 mg dan 30 mg. Kadar vitamin C terjerap diukur dengan menggunakan spektrofotometri UV-VIS pada panjang gelombang 302 nm. Niosom yang dihasilkan mampu menjerap vitamin
C dengan menggunakan surfaktan nonionik span 60 dan tween 60. Niosom yang terbentuk dari span 60 menjerap vitamin C 68,36% pada perbandingan surfaktan : kolesterol 75 µmol: 75 µmol. Niosom yang terbentuk berukuran kurang lebih 1,5 µm
hingga 24 µm dengan jenis niosom yang terbentuk yaitu MLV (multilamelar vesikel).