Abstract :
Toilet training pada anak merupakan suatu usaha untuk melatih anak agar mampu mengontrol dalam melakukan buang air besar dan buang air kecil. Selain itu anak di
harapkan mampu buang air besar dan buang air kecil di tempat yang di tentukan. Suksesnya toilet training tergantung pada kesiapan yang ada pada diri anak dan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kemandirian toileting pada anak umur 2-3 tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Pangkajene Kabupaten Sidrap. Metode penelitian ini adalah deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang mempunyai anak usia 2-3 Tahun di Wilayah Kerja Puskesmas Pangkajene Kabupaten Sidrap Tahun 2010 dengan sampel 140 responden. Teknik pengambilan
sample berdasarkan table krecji and morgan 1970. Instrumen yang digunakan adalah Quosioner. Metode penelitian yang digunakan adalah Analisis Deskriptif, setelah dianalisis
dengan uji chi-square, Kesiapan Fisik dan psikologi anak diperoleh hasil p=0,437 > α = 0,05. ini berarti hipotesis ditolak artinya tidak ada pengaruh kesiapan fisik dan psikologi anak terhadap kemandirian toileting, Kesiapan orang tua dalam membimbing diperoleh hasil p=0,013 < α = 0,05, ini berarti hipotesis diterima artinya ada pengaruh kesiapan orang tua dalam membimbing anak dengan kemandirian toileting, Rutinitas orang tua dalam mengajar diperoleh hasil p= 0.001 < α= 0,05, ini berarti hipotesis diterima, artinya Rutinitas orang tua dalam mengajar anaknya berpengaruh terhadap kemanduirian toileting.Tersedianya sarana dalam keluarga diperoleh hasil p=0.001 < α= 0,05 artinya bahwa tersedianya sarana dalam keluarga berpengaruh terhadap kemandirian toileting.