Abstract :
Kelompok lansia dipandang sebagai kelompok masyarakat yang berisiko mengalami gangguan kesehatan. Masalah keperawatan yang menonjol pada kelompok tersebut adalah meningkatnya disabilitas fungsional fisik. Disabilitas fungsional pada lansia merupakan respons tubuh sejalan dengan bertambahnya umur seseorang dan proses kemunduran yang diikuti dengan
munculnya gangguan fsiologis, penurunan fungsi, ganguan kognitif, gangguan afektif, dan ganggguan psikososial.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan disabilitas fungsioanal dengan depresi pada lansia Di PSTW Gau Mabaji Kab.Gowa. Dengan menggunakan metode penelitian
rancangan analitik dengan jenis penelitian cross sectional, tekhnik pengambilan sampel secara total sampling. Dan hasil uji statistik chi-square menyatakan ada hubungan yang cukup signifikan antara disabitas fungsional dengan depresi ditandai dengan nilai p=0,037 atau p<0,05.