Abstract :
Kecemasan merupakan respon individu terhadap suatu keadaan yang tidak
menyenangkan dan dialami oleh semua makhluk hidup dalam kehidupan sehari-hari.
Keadaan cemas ini tidak mengenakan dan menimbulkan perasaan tidak nyaman bagi setiap
orang yang mengalaminya tidak terkecuali pada mahasiswa praktek di rumah sakit yang
melakukan tindakan pemasangan infus. Dimana tindakan pemasangan infus merupakan salah
satu pemberian penatalaksanaan asuhan keperawatan professional sebagai pendidikan dasar
untuk melakukan penelitian.
Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian deskriptif analitik dengan
pendekatan Cross Sectional Study, yang bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang
berhubungan dengan tingkat kecemasan mahasiswa keperawatan pada tindakan pemasangan
infus di Rumah Sakit Umum Islam Faisal Makassar. Metode sampel pada penelitian ini
adalah Purposive sampling dimana sampel pada penelitian ini adalah mahasiswa yang
melakukan praktek klinik keperawatan yang memenuhi kriteria inklusi yaitu sebanyak 35
responden.
Hasil analisa data statistik dengan menggunakan uji Chi-Square menunjukkan bahwa
hubungan antara pengetahuan dengan tingkat kecemasan mahasiswa keperawatan didapatkan
ρ = 0,008 < α = 0.05 maka Ho ditolak, dan hubungan antara keterampilan dengan tingkat
kecemasan mahasiswa keperawatan didapatkan ρ = 0,000 < α = 0.05 maka Ho ditolak, dan
adapun hubungan antara pendidikan dengan tingkat kecemasan mahasiswa keperawatan
didapatkan ρ = 0,018 < α = 0.05 maka Ho ditolak. Maka dapat disimpulkan bahwa dari
ketiga variabel diatas menunjukkan bahwa ada hubungan antara pengetahuan, keterampilan,
dan pendidikan dengan tingkat kecemasan mahasiswa keperawatan pada tindakan
pemasangan infus di Rumah Sakit Umum Islam Faisal Makassar 2012.