DETAIL DOCUMENT
Pembuatan Beras Hybrid Berbasis Singkong (Manihot Esculentra) dan Labu Kuning (Cucurbita Moschata) sebagai Makanan Pokok Alternatif
Total View This Week1
Institusion
Universitas Islam Negeri Alauddin
Author

Subject
635.6 Tanaman Kebun yang Dapat Dimakan, Tumbuhan Kebun yang Dapat Dimakan 
Datestamp
2017-08-09 06:22:48 
Abstract :
Beras hybrid merupakan hasil pengembangan panganan lokal sebagai alternatif makanan pokok. Pada penelitian ini, bahan yang digunakan adalah singkong dan labu kuning melalui metode penguliran menggunakan alat pengulir modifikasi.Tujuan penelitian adalah untuk menentukan komposisi terbaik antara singkong (manihotesculentra) dan labu kuning (cucurbitamoschata) pada pembuatan beras hybrid berdasarkan analisis proksimat (kadar air, kadar abu, kadar lemak, kadar protein, kadar karbohidrat, serat kasar), beta karoten, vitamin C, asam siaida, waktu pemasakan dan kalori. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beras hybridyang diperoleh dari pencampuran antara singkong (Manihot esculentra) dan labu kuning (Cucurbita moschata) adalahperbandingan 60 : 40 dengan komposisi: kadar air 7,64%, kadar abu 2,33%,kadar lemak 0,53%, kadar protein 2,43%, kadar karbohidrat 80,23%,serat kasar 5,4%, vitamin c 22,19%, beta karoten 0,099%, asam sianida 0,001 %, dengan menggunakan waktu pengukusan 38 menit, dan kandungan kalori sebesar 333,49 kal, perbandingan50:50 dengan komposisi: kadar air 6,49%, kadar abu 2,17%,kadar lemak 0,1%, kadar protein 3,25%, kadar karbohidrat 71,89%,serat kasar 4,6%, vitamin c 22,09%, beta karoten 0,059%, asam sianida 0,0001 %, dengan menggunakan waktu pengukusan 38 menit, dan kandungan kalori sebesar 333,49 kal, pencapuran 40 : 60 dengan komposisi: kadar air 7,06%, kadar abu 2,32%,kadar lemak 0,2%, kadar protein 3,54%, kadar karbohidrat 66,79%,serat kasar 5,3%, vitamin c 22,29%, beta karoten 0,049%, asam sianida 0,0007 %, dengan menggunakan waktu pengukusan 26 menit, dan kandungan kalori sebesar 283,12 kal, Hasil analisis organoleptik menunjukkan bahwa beras hybrid dapat diterima oleh panelis, oleh karena itu, singkong dan labu kuning dapat diaplikasikan sebagai beras alternatif dengan nilai gizi yang tidak kalah dari beras pada umumnya. 

Institution Info

Universitas Islam Negeri Alauddin