Abstract :
Diare merupakan frekuensi buang air besar lebih dari 3 kali sehari dalam waktu
24 jam dengan konsistensi cair. Di Indonesia penyakit diare masih merupakan
penyakit yang sering menyerang pada anak. Walaupun Angka mortalitas diare
menurun namun angka morbiditas diare pada anak masih cukup tinggi.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan dan
sikap ibu terhadap kejadian diare pada anak di Puskesmas Bontonompo II kab. Gowa
Tahun 2015. Jenis penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan jumlah
populasi 80 orang da didapatkan sampel yang dipilih secara “purposive sampling”
serta pengumpulan data menggunakan kuesioner.
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa, dari 80 responden ibu yang datang
membawa anaknya berobat di Puskesmas Bontonompo II terdapat 10 responden
(13%) diantarnya memiliki pengetahuan baik, 32 responden (40%) diantarnya
memiliki pengetahuan cukup dan 38 responden (47%) diantaranya memiliki
pengetahuan yang kurang. Dan berdasarkan sikap dari 80 responden, 29 responden
(36%) yang memiliki sikap baik, 33 responden (41%) yang memiliki sikap cukup, 18
responden (22%) yang memilki sikap kurang. Oleh karena itu pengetahuan dan sikap
ibu terhadap kejadian diare pada anak sangat penting dalam mengurangi dan menekan
angka kejadian diare, morbilitas dan mortalitas pada anak.