Abstract :
Berdasarkan data Medical Record RSUD Sinjai, pasien yang dirawat di ruang
perawatan nifas tahun 2008 sebanyak 1.272 orang dan tahun 2009 sebanyak 1.419
orang. Berdasarkan angka tersebut dilihat cukup tinggi maka peranan rumah sakit
dalam memberi pelayanan kepada masyarakat khususnya kesehatan ibu dan anak
dalam hal ini bayi perlu ditingkatkan.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya hubungan
perawatan payudara dengan produksi ASI pada Rumah Sakit Umum Daerah
Kabupaten Sinjai. Jenis penelitian ini adalah deskriptif analitik dengan pendekatan
cross sectional. dengan populasinya adalah ibu nifas di Rumah Sakit Umum Daerah
Kabupaten Sinjai mulai pada bulan Juli - Agustus 2010 dan Pengambilan besaran
sampel dilakukan dengan menggunakan rumus Stanley Lameshow (1982), dan
dengan derajat kepercayaan 95% dengan data prevalensi Berdasarkan data Medical
Record RSUD Sinjai tahun tahun 2009 sebanyak 1.419 orang, dan meggunakan
teknik pengumpulan data dengan metode check list.
Dari hasil analisis statistik pada hasil
uji chi-square dengan taraf signifikansi α
= 0,05 pada hubungan antara perawatan payudara dengan produksi ASI diperoleh ρ =
0,041 (ρ < α) yang berarti H
ditolak yang berarti ada hubungan antara perawatan
payudara dengan produksi ASI.
0
Sebaiknya ibu pada masa nifas dapat mempersiapkan nutrisi bayi berupa ASI
sedini mungkin sehingga kebutuhan nutrisi bayi terpenuhi.