Abstract :
Telah dilakukan skrining senyawa antimitosis ekstrak n-heksan dan
ekstrak metanol Daun turi ( Sesbania grandiflora L.) berdasarkan penghambatan
pembelahan sel telur bulubabi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek
antimitosis dari ekstrak daun turi ( Sesbania grandiflora L.). 300 gram daun turi
diekstraksi secara maserasi dengan n-heksan dan selanjutnya ampas diekstraksi
kembali dengan metanol. Ekstrak yang diperoleh diuji lebih lanjut efek
antimitosisnya berdasarkan penghambatan pembelahan sel telur bulubabi. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa ekstrak metanol lebih aktif daripada n-heksan
sebagai antimitosis dengan nilai IC
3,776 µg/ml. Ekstrak metanol difraksinasi
dengan kromatografi kolom cair vakum dan diperoleh 5 fraksi gabungan yaitu
fraksi A, B, C, D dan E. Fraksi C merupakan fraksi teraktif dengan nilai IC
50
0.033 µg/ml. Fraksi teraktif diidentifikasi mengandung senyawa golongan
triterpenoid.