Abstract :
Hasil penelitian menunjukkan angka kejadian kelahiran kembar terbanyak terjadi
pada kelompok umur ibu kurang dari 40 tahun yaitu 26 orang (92,85%). Pada ibu
multipara 20 orang (71,42%). Pada ibu yang memiliki riwayat keluarga yaitu 17
orang (60,71%). Pada ibu yang tidak menggunakan obat induksi yaitu 21 orang
(75%). Untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan ibu perlu diadakan
penyuluhan bagi masyarakat khususnya ibu hamil, agar dapat dideteksi lebih dini
kemungkinan kehamilan kembar untuk memeperkecil kemungkinan terjadinya
penyulit bagi ibu dan janinnya pada proses persalinan nantinya