Abstract :
Hasil pembahasan menunjukkan bahwa sifat sombong dan membanggakan
diri yang ditunjuk term mukhtalan fakhuran adalah umumnya merujuk kepada orangorang yang tidak mensyukuri nikmat, sehingga enggan membantu terhadap sesama serta sifat tersebut salah satu ciri orang yang kufur nikmat. Di samping kata mukhtalan fakhuran al-Qur’an menggunakan beberapa term lain yang mengandung makna sombong dan membanggakan diri yaitu, kibr, ‘uluww, ‘utuw, ‘ujub dan maraha. Alasan inilah yang melatar belakangi peneliti sehingga tertarik mengkaji hakikat mukhtalan fakhuran dalam al-Qur’an serta konteksnya dalam kehidupan sosial.implikasi penelitian ini