Institusion
Universitas Islam Negeri Alauddin
Author
Subject
543 Kimia Analitikal, Kimia Analisis
Datestamp
2017-08-30 06:23:51
Abstract :
Limbah buangan suatu industri berpotensi untuk mencemari lingkungan. Umumnya, buangan industri mengandung logam berat seperti merkuri (Hg), timbal (Pb), tembaga (Cu)
dan kadmium (Cd). Logam berat merupakan salah satu komponen pencemar lingkungan yang cukup berbahaya seperti merkuri (Hg). Untuk itu, diperlukan suatu solusi dalam menangani masalah pencemaran lingkungan tersebut. Fitoremediasi merupakan salah satu cara untuk mengurangi cemaran lingkungan menggunakan tumbuhan yang bersifat hiperakumulator. Teknik fitoremediasi ini efektif, karena proses pengerjaannya mudah, murah dan ramah lingkungan. Salah satu tanaman yang bersifat hiperakumulator terhadap logam berat merkuri ialah tanaman paku pakis (Pteris vittata). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tanaman paku pakis (Pteris vitata) dengan penambahan karbon aktif eceng gondok (Eichhornia crassipes solms) dapat berfungsi sebagai bioakumulator atau hiperakumulator terhadap limbah sintetik merkuri (Hg) serta untuk mengetahui pengaruh
waktu fitoremediasi tanaman paku pakis terhadap penyerapan logam beratmerkuri (Hg).Pengambilan sampel tanaman paku pakis (Pteris vittata) dilakukan dengan teknik random sampling, sampel fitoremediasi di isolasi selama 1 bulan untuk memisahkan senyawa yang bercampur sehingga menghasilkan senyawa tunggal yang murni. Sampel didestruksi dengan destruksi basah menggunakan larutan asam nitrat (HNO3) pekat. Berdasarkan hasil analisis Spektrofotometri Serapan Atom (SSA) VARIAN AA240FS diperoleh pada hari ke-3 sebesar 321,2 mg/kg, hari ke-6 sebesar 751,6 mg/kg, hari
ke-9 sebesar 1206 mg/kg dan pada hari ke- 12 3488 mg/kg.