Institusion
Universitas Islam Negeri Alauddin
Author
Subject
610.92 Petugas Medis, Dokter
Datestamp
2017-09-04 06:29:02
Abstract :
Salah satu upaya apabila seseorang berhasil mencapai usia lanjut adalah mempertahankan status gizinya pada kondisi yang optimal agar kualitas hidup tetap baik. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Sulawesi Selatan, tercatat pada tahun 2007 jumlah lansia sebanyak 694.949 jiwa, pada tahun 2008 tercatat 691.513 jiwa dan pada tahun 2009 tercatat 721.353 jiwa, sedangkan data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Gowa, pada tahun 2007 tercatat jumlah lansia 50.637 jiwa, pada tahun 2008 tercatat 51.171 jiwa sedangkan tahun 2009 tercatat 49.367 jiwa. Gangguan gizi yang umumnya muncul pada lansia selain gizi kurang, juga gizi lebih yang apabila dilihat dari sudut kesehatan sama-sama merugikan dan dapat mengakibatkan kematian dengan penyebab yang berbeda-beda. Gangguan gizi lansia selain disebabkan kondisi kesehatan juga dipengaruhi oleh lingkungan. Berdasarkan uji chi-square pada tingkat kemaknaan 0,05 (95%) menunjukkan adanya hubungan antara jenis kelamin, kebiasaan olahraga dan
riwayat penyakit dengan status gizi lansia dengan masing-masing (p = 0,049), (p =0,023), (p = 0,019) serta tidak adanya hubungan antara isolasi sosial dengan statusgizi lansia (p = 0,173) Dari hasil penelitian ini, maka disarankan kepada pengelola panti agartetap memperhatikan hal-hal yang menyangkut fisik, mental serta spiritual lansia, meningkatkan serta menambah kegiatan yang memungkinkan lansia tidak merasaterisolasi dan tetap memperhatikan pola makan mereka.