Abstract :
Penelitian ini dilaksanakan pada 21 juli 2011, menggunakan metode penelitian survey deskriptif dengan populasi seluruh perawat pelaksana yang berjumlah 20
orang. Sampel diolah secara Total Sampling dengan jumlah 20 responden. Instrument yang digunakan pada penelitian ini adalah Observasi, analisa data yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil Penelitian ini menunjukan mayoritas perawat hanya melakukan sebagian tahapan-tahapan Komunikasi Terapeutik. Pada fase pre orientasi 16 responden
(80,0 %), fase Pre orientasi 19 responden (95,0 %), fase kerja 18 responden (90,0%), fase terminasi 19 responden (95,0 %) hanya melakukan sebagian, sedangkan sisanya dilakukan seluruh. Ini menandakan pelaksanaan komunikasi terapeutik di ruang perawatan II RSUD kurang baik atau kurang maksimal.