Abstract :
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa negosiasi yang dilakukan pemerintah
Desa dengan Ammatoa Kajang terhadap pengangkatan Dusun perempuan pertama di
Dusun Benteng adalah negosiasi Kooperatif. Kemudian Persepsi masyarakat terhadap
kepemimpinan perempuan di Dusun Benteng terdapat 2 persepsi yang timbul yaitu:
a)Persepsi yang mendukung kepemimpinan perempuan di Dusun Benteng
dipengaruhi oleh pendidikan dan pengaruh gender. b)Persepsi yang kurang
mendukung kepemimpinan perempuan di Dusun Benteng dipengaruhi oleh pasang
dan faktor fisik
Implikasi penelitian ini diharapkan akan memperkaya kajian politik gender di
tingkat lokal serta dapat memberikan inspirasi bagi peneliti-peneliti serupa
selanjutnya.