Abstract :
Tujuan dari Penelitian ini adalah Mengetahui Ketepatan Mendiagnosa Kebuntingan dini pada ternak Sapi Bali dan Mengetahui Kecepatan peternak memberikan informasi untuk di lakukan IB ternak Sapi Bali di Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu. Adapun Metode yang digunakan yaitu Palpasi Rektal yang di dasari oleh: Bentuk, Ukuran, Penyelipan dan Desiran pada organorgan yang teraba. Parameter lain yang ukur antara lain: Proporsi ternak berdasarkan Body Condition Score (BCS), Proporsi ternak bunting dan tidak bunting dan Proporsi umur Kebuntingan. Data diolah secara Deskriptif dan Inferensial, Sehingga dapat di simpulkan bahwa Umur Kebuntingan antara 30-50 hari, Keberhasilan mencapai 80-95 % dan Umur Kebuntingan 50-70 hari, Keberhasilan mencapai 90-97 %. TernakTernak Bunting berdasarkan Body Condition Score (BCS) bunting: Skor 3 = 11,3 %, Skor 4 = 77,5 % dan Skor 5 =11,3 % Sedangkan tingkat pemahaman kecepatan pelaporan waktu IB antara 9-10 jam mencapai 83 %.