Abstract :
Berdasarkan Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa Model Pelatihan
Dakwah di Pondok Pesantren Awaluddin Terhadap Santri yaitu menggunakan
metode Kultum dan Khitobah, kemudian persentase kedepan per individu atau per
santri, dengan tujuan ustadz mengetahui siapa santri yang benar-benar mengerti
dan memahami materi yang disampaikan, dan santri yang belum memahami materi
yang telah disampaikan. Adapun Upaya dalam meningkatkan kualitas dakwah santri
di Pondok pesantren Awaluddin adalah pengurus Pondok Pesantren Awaluddin
mempunyai perencanaan yang rinci dan rasional, mendesain pelatihan tradisional
dan metode berbasis teknologi, mengadakan evaluasi, pengawasan, mengkaji tafsir
Al-Qur’an dan Hadis, membentuk prilaku santri, ikut berpartisipasi, dalam kegiatan
dakwah, percaya diri, dan memiliki potensi menjadi seorang da,i.
Implikasi penelitian adalah diharapkan Kepada seluruh santri khususnya di
Pondok Pesantren Awaluddin Desa Kuo Kecamatan Pangale Kabupaten Mamuju
Tengah, agar mendengarkan materi yang disampaikan oleh ustadz, dan jangan
bermain-main saat ustadz memberikan pengajaran. Agar ilmu yang telah diberikan
ustadz dapat diabdikan ditengah-tengah masyarakat, dan diharapkan kepada Pondok
Pesantren Awaluddin, agar menambah tenaga pengajar, dengan pendidikan yang
sesuai dengan peraturan pemerintah minimal tamatan Sarjana, dan Kepada seluruh
ustadz dan santri agar disiplin dalam jadwal kegiatan yang telah disusun
sedemikian rupa, agar selalu mentaatinya.