Institusion
Universitas Islam Negeri Alauddin
Author
Subject
333.76 Lahan Pertanian, Lahan Perkebunan
Datestamp
2018-04-28 00:55:44
Abstract :
Hasil Analisis menunjukkan tingkat kerawanan longsor di Kecamatan Bungin dibagi menjadi 2 yaitu: 1) Tingkat kerawanan tinggi dengan luas wilayah 1.690,05 Ha atau 7.08%, dan 2) Tingkat kerawanan sedang dengan luas wilayah 21.993,95 Ha atau 92,12 %. Selanjutnya bentuk pemanfaatan lahan pertanian dalam mengurangi bahaya bencana longsor di Kecamatan Bungin dapat dilakukan dengan cara vegetatif (menanam jenis tanaman berakar dalam, menembus lapisan kedap air, mampu merembeskan air ke lapisan yang lebih dalam, dan mempunyai massa yang relatif ringan meliputi kemiri, cengkeh, kakao dan kopi), dan metode teknik sipil (pendekatan mekanis pengendalian longsor meliputi: pembuatan saluran drainase, pembuatan bangunan penahan material longsor, pembuatan bangunan penguat tebing dan pembuatan trap trap terasering). Hasil dari penelitian ini diharapkan mampu mempermudah pengambilan keputusan dalam kebijakan penentuan pemanfaatan daerah rawan bencana longsor menjadi lahan pertanian, serta dapat merekomendasikan kepada masyarakat agar melakukan pemanfaatan lahan pertanian berbasis mitigasi bencana sebagai upaya peningkatan kesadaran lingkungan