Abstract :
Skripsi ini membahas tentang penentuan Kriteria Demarkatif bagi nilai π Kriteria Demarkatif yang ditarik dari proses penfalsifikasian, akan memberikanbeberapa konjektur yang berfungsi untuk meminimalisir besarnya nilai selisiherror yang muncul karena penggunaan nilai π yang tidak sesuai. Besarnya nilaselisih error ini meningkat seiring dengan penambahan digit dan juga lompatanlompatan besaran jari-jari dari π. Oleh karena itu diperlukan Kriteria Demarkatiyang dapat dijadikan acuan dalam menentukan nilai π. Kriteria Demarkatitersebut dapat dituliskan dalam Konjektur (1) Untuk setiap nilai π berlaku
π = 3 + ∂, dimana ∂ ∈ π dan 0.14 < < 0.2. Jika diketahui sebuah Jari-jari R pada sebuah lingkaran maka untuk luasnya berlaku = 3 +; Konjektur (2) Jika diketahui jari-jari R, maka untuksetiap (a) R ≤ 10 dapat berlaku π = 3,14 dengan error toleransi e < 0,2 atau(b) R > 10 dapat berlaku π ≠ 3,14. Dalam masalah praktis maka dua konjektu
dapat dijadikan solusi dan tolak ukur kriteria demarkatifnya. Pada Konjektur 2anilai π = 3.14 masih mungkin untuk digunakan karena pelencengan luasnya masihsangat kecil. Namun jika lebih dari hal tersebut maka harus berlaku Konjektur 2byakni pertambahan nilai Jari-jari harus diiringi dengan pemilihan nilai π dengandigit yang disesuaikan, demi mengurangi tingkat selisih errornya.