Abstract :
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan pengembangan koleksi yang dilakukan oleh perpustakaan Universitas Negeri Makassar pada prinsipnya sudah berjalan dengan baik mulai dari analisis kebutuhan pemustaka, kebijakan seleksi, proses seleksi, pengadaan, penyiangan serta proses evaluasi namun ditingkat pengadaan koleksi tidak berjalan secara maksimal karena tidak didukung oleh dana yang memadai sehingga pengadaan koleksi hanya melalui sumbangan dan hibah sehingga pengembangan koleksi tidak sesuai yang diharapkan atau tidak berorientasi kepada pengguna/pemustaka. Dalam pengadaan koleksi khususnya pembelian di Perpustakaan Universitas Negeri Makassar sejak 20112013 tidak dilakukan disebabkan anggaran perpustakaan tidak ada. Sedangkan Sumber pengembangan koleksi diperoleh dari sumbangan mahasiswa dan hibah.