DETAIL DOCUMENT
Al-Qasamah Perspektif Hadis Nabi (Kajian Maudu‘i terhadap Pembuktian Tindak Pidana Pembunuhan)
Total View This Week10
Institusion
Universitas Islam Negeri Alauddin
Author

Subject
2X1.4 Tafsir Qur'an Maudu'i 
Datestamp
2017-10-19 07:00:57 
Abstract :
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa lafal al-qasamah dan lafal yang semakna dengannya (istahlaf dan yamin) dalam hadis sebanyak 78 kata. Dari 78 kata, peneliti melakukan kritik hadis terhadap empat macam hadis saja yang kesemuanya sahih kecuali riwayat ‘Amr bin Syu‘aib. Kandungan hadisnya dapat dirumuskan dalam empat bagian. Pertama; al-qasamah telah diaplikasikan pada zaman jahiliyah yang kemudian menjadi salah satu syariat setelah Islam datang. Kedua; al-qasamah hanya diberlakukan dalam tindak pidana pembunuhan dengan ketentuan-ketentuan tertentu. Ketiga; hukum yang ditetapkan berdasarkan al qa samah adalah kisas dan diat. Keempat; al - qasamah disyariatkan dalam rangka pemeliharaan jiwa sehingga nyawa tidak melayang sia-sia tanpa proses penyelesaian. Al - qasamah dapat menjadi alternatif khusus pembuktian tindak pidana pembunuhan karena terkadang mekanisme pembuktian lainnya secara utuh belum mampu menyelesaikan perkara pembunuhan, khususnya yang pelakunya belum teridentifikasi. Al-qasamah yang dijadikan alternatif khusus pembuktian tindak pidana pembunuhan seharusnya mampu menyelesaikan perkara pembunuhan yang proses identifiaksi pelakunya masih samar-samar, sehingga peran penegak hukum sangat penting dalam mengawal suatu kasus pembunuhan. 

Institution Info

Universitas Islam Negeri Alauddin