Abstract :
Pensiun seringkali dianggap sebagai kenyataan yang tidak menyenangkan sehingga menjelang masanya tiba sebagian orang sudah merasa cemas, hal ini disebabkan karena kehilangan pekerjaan. Pekerjaan merupakan faktor terpenting yang
bisa mendatangkan kepuasan dengan adanya pekerjaan kita biasa mendapatkan uang, jabatan dan dengan bekerja pula dapat memperkuat harga diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan perubahan finansial dengan tingkat depresi pada lansia pensiunan, p = 0,008, dan ada hubungan
perubahan status sosial dengan tingkat depresi pada lansia pensiunan, p= 0,017 dengan taraf signifikansi (α, 0,05), yang berarti nilai ρ < α. Berdasarkan nilai p, dari hasil analisis menunjukkan bahwa perubahan finansial memiliki hubungan yang lebih kuat dengan tingkat depresi dibandingkan dengan perubahan status sosial. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perubahan finansial dan
status sosial dapat mengakibatkan depresi. Oleh karenanya disarankan untuk mencegah terjadinya depresi pada lansia pensiunan, khususnya pihak pemerintah dapat mempersiapkan para pegawai dalam menghadapi perubahan finansial dan status
sosial saat pensiun.