Abstract :
Telah dilakukan penelitian tentang uji efektivitas ekstrak etanol daun Botto‟Botto‟ (Chromoloena odorata (L) sebagai pengawet antimikroba pada sediaan sirup farmasetik. Penelitian dilakukan dengan memformulasi variasi konsentrasi ekstrak 0,01%, 0,1% dan 1%, sirup gula sebagai Kontrol negatif dan Natrium Benzoat sebagai kontrol positif pengawet sediaan. Pengamatan dilakukan terhadap analisis hasil yang mengacu pada jumlah koloni mikroba yang tumbuh pada hari ke-0, ke-7, ke-14, ke-21 dan ke-28. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variasi konsentrasi ekstrak (0,01%, 0,1% dan 1%) yang diformulasi dalam sediaan sirup farmasetik dapat menghambat pertumbuhan mikroba (Candida albicans, Asperigillus
niger, Pseudomonas aeruginosa, escherihcia coli dan Staphylococcus aureus) tetapi
pada acuan tidak sesuai dengan aturan yang tercantum dalam Farmakope.