Abstract :
Temuan lapangan menunjukkan bahwa dari 12 atau 99% informan yangdijadikan sample dalam penelitian, menyatakan aplikasi dakwah Inklusif pada masyarakat plural di Kecamatan Malili Kabupaten Luwu Timur dilakukan dalam bentuk Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKAUB) dan Komunikator Unggulan di Setiap Agama. Sedangkan tantangan dan peluang aplikasi dakwah inklusif yaitu memilih media yang tepat, hambatan komunikasi, materi dakwah dan sarana dan prasarana dari pemerintah setempat.