Abstract :
Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa makna dan hakikat shalat adalah A) Shalat dari segi bahasa berarti membakar dan‚ berdoa atau meminta, sedangkan dari segi istilah adalah bentuk penyembahan atau peribadatan kepada Allah melalui beberapa bacaan dan gerakan tertentu yang diawali dengan takbir dan diakhiri dengan salam. B) Dalam surah al-Mu’minun /23 : 1-2 menjelaskan bahwa orang yang shalat dengan khusyu’ dalam arti tunduk dan merendahkan diri kepada Allah akan mendapatkan keberuntungan yang pasti, yaitu, surga. Dan term-term shalat yang digunakan dalam al-Qur’an yaitu : 1) lafaz الركس sebagaimana dalam surah al-Jumu’ah : 2) lafaz استغفاز, dalam surah al-Dzariyat : 18. 3) Lafaz السجود, dalam surah al-Syu’ara’: 219. 4) Lafaz , القسآن dalam surah al-Isra’ : 78. C) Shalat yang khusyu’ mampu menjadikan peshalat termasuk orang-orang yang beruntung sebagaimana yang telah dijanjikan Allah swt. Dalam surah al -Mu’minun ayat 1-2, (pasti beruntunglah orang-orang yang beriman, yaitu mereka yang khusyu’ dalam shalat nya) artinya dengan shalat yang khusyu’ akan melahirkan sikap mental positif dalam diri peshalat yang pada akhirnya tercipta amar ma’ruf nahi mungkar.